Deductible bukan biaya tambahan yang muncul secara acak. Ini adalah bagian kerugian yang menjadi tanggungan tertanggung sesuai ketentuan polis dan berlaku pada klaim yang memenuhi syarat.
Saat orang membandingkan produk asuransi kendaraan, perhatian sering tertuju pada premi. Padahal, angka deductible juga menentukan berapa bagian kerugian yang tetap harus ditanggung sendiri ketika terjadi klaim.
Apa Itu Deductible?
OJK mendefinisikan risiko sendiri (deductible) sebagai jumlah kerugian yang harus ditanggung oleh tertanggung untuk setiap kejadian atas klaim yang telah disetujui. Dalam ketentuan data risiko asuransi kendaraan, deductible juga dapat dinyatakan sebagai jumlah rupiah tertentu atau persentase dari nilai klaim yang disetujui.
Dengan kata lain, ketika klaim disetujui, pembayaran tidak selalu sama dengan seluruh nilai kerugian yang dihitung. Bagian yang menjadi deductible tetap menjadi tanggungan tertanggung sesuai polis.
Contoh Sederhana
Kerugian Rp6 juta, deductible Rp300 ribu
Jika klaim disetujui dan deductible berlaku, bagian yang menjadi tanggungan tertanggung adalah Rp300 ribu sehingga pembayaran klaim menjadi Rp5,7 juta.
Kerugian Rp250 ribu, deductible Rp300 ribu
Secara sederhana, nilai kerugian berada di bawah deductible. Karena itu, tertanggung perlu memahami apakah kerugian tersebut masih dapat diajukan dan bagaimana ketentuan polis memperlakukannya.
Deductible dalam bentuk persentase
Beberapa ketentuan dapat menggunakan persentase dari nilai klaim yang disetujui. Karena itu, jangan hanya melihat nominal deductible; baca satuan dan dasar perhitungannya dalam polis.
Contoh ilustratif berdasarkan konsep yang dijelaskan OJK; nilai deductible dan hasil klaim aktual mengikuti polis serta hasil penilaian klaim.
Mengapa Deductible Diterapkan?
Dalam materi edukasi OJK, risiko sendiri dijelaskan antara lain sebagai mekanisme agar tertanggung tetap berhati-hati dan tidak mengajukan klaim untuk kerugian yang masih berada di bawah nilai risiko sendiri. Secara prinsip, deductible merupakan bagian dari pembagian risiko antara perusahaan asuransi dan tertanggung.
Karena itu, deductible perlu dilihat sebagai bagian dari struktur perlindungan, bukan sekadar angka yang harus diingat ketika klaim terjadi.
Deductible Tidak Selalu Berarti Satu Angka untuk Semua Kondisi
Polis dapat memiliki ketentuan berbeda untuk risiko dasar dan perluasan. OJK juga membedakan deductible untuk risiko dasar dan deductible risiko perluasan dalam data risiko asuransi kendaraan. Karena itu, membaca angka deductible tanpa melihat jenis risiko yang diklaim dapat menimbulkan salah pemahaman.
Selain itu, ketentuan polis tertentu dapat menetapkan deductible dalam nominal atau persentase. Pastikan memahami dasar perhitungannya sebelum membandingkan dua penawaran.
Bagaimana Deductible Berhubungan dengan Premi?
Premi dan deductible adalah dua hal yang berbeda. Premi adalah biaya untuk memperoleh pertanggungan, sedangkan deductible adalah bagian kerugian yang tetap ditanggung tertanggung ketika klaim yang disetujui terjadi.
Karena itu, membandingkan penawaran hanya berdasarkan premi dapat mengabaikan bagian lain dari struktur perlindungan. OJK menetapkan bahwa tarif premi kendaraan bermotor mempertimbangkan profil risiko objek yang dipertanggungkan, sementara deductible juga diatur dalam ketentuan yang berlaku.
7 Hal yang Perlu Dicek di Polis
- 1. Berapa nominal atau persentase deductible?
- 2. Deductible berlaku untuk setiap kejadian atau dengan mekanisme lain?
- 3. Apakah deductible berbeda antara risiko dasar dan perluasan?
- 4. Apa dasar perhitungan jika deductible menggunakan persentase?
- 5. Apakah terdapat ketentuan khusus untuk jenis kendaraan atau penggunaan tertentu?
- 6. Bagaimana deductible diterapkan jika satu kejadian menimbulkan beberapa jenis kerusakan?
- 7. Apa saja pengecualian dan ketentuan klaim lain yang dapat memengaruhi pembayaran?
Penutup
Deductible adalah bagian penting dari perlindungan kendaraan karena menentukan porsi kerugian yang tetap menjadi tanggungan tertanggung pada klaim yang disetujui.
Sebelum memilih perlindungan, pahami premi, ruang lingkup jaminan, pengecualian, perluasan, nilai pertanggungan, dan deductible secara bersamaan. Dengan begitu, perbandingan antarpenawaran menjadi lebih utuh.
Pahami bukan hanya berapa preminya, tetapi juga berapa risiko yang tetap Anda tanggung.
Sumber & Referensi
- OJK — Buku PerasuransianMateri edukasi mengenai asuransi kendaraan dan contoh penerapan risiko sendiri.
- OJK — SEOJK 6/SEOJK.05/2017Definisi risiko sendiri dan ketentuan tarif serta deductible kendaraan bermotor.
- OJK — SEOJK 28/SEOJK.05/2015Definisi deductible dalam data risiko asuransi kendaraan bermotor.
